PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi meluncurkan Premium Courtesy Car Program, sebuah terobosan layanan purna jual yang memungkinkan konsumen meminjam mobil pengganti secara gratis selama kendaraan utama mereka sedang menjalani perbaikan di bengkel resmi. Program yang diumumkan di Jakarta pada 16 April 2026 ini dirancang untuk memastikan mobilitas pelanggan tetap terjaga tanpa hambatan, meskipun mobil pribadi mereka harus menginap di bengkel untuk waktu yang cukup lama.
Dalam skema layanan ini, Hyundai menyiapkan total 250 unit kendaraan, dengan fokus utama pada model listrik unggulan mereka, yakni Hyundai Ioniq 5. Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan solusi praktis bagi pemilik kendaraan yang tengah mengalami kendala teknis atau perbaikan bodi, tetapi juga menjadi ajang "test drive" jangka panjang bagi konsumen. Dengan mengendarai Ioniq 5 dalam aktivitas sehari-hari, pelanggan diharapkan dapat merasakan langsung kecanggihan teknologi serta kenyamanan mobil listrik, yang pada akhirnya bisa mendorong minat mereka untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan di masa depan.
Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, menegaskan bahwa fasilitas ini sepenuhnya diberikan tanpa biaya tambahan kepada pelanggan. "Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa waktu yang dihabiskan mobil di bengkel tidak menjadi kendala bagi produktivitas pemiliknya. Kami memberikan kenyamanan sekaligus kesempatan bagi pelanggan untuk mengeksplorasi teknologi mobil listrik kami dalam skenario penggunaan nyata," ungkap Fransiscus di sela-sela acara peluncuran.
Langkah Hyundai ini diprediksi akan menjadi standar baru dalam industri otomotif tanah air, terutama dalam hal menjaga kepuasan pelanggan (customer retention). Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, memberikan rasa aman dan kenyamanan pascapenjualan menjadi kunci utama untuk membangun loyalitas jangka panjang. Dengan menghilangkan kekhawatiran pelanggan akan ketiadaan kendaraan saat perbaikan, Hyundai secara tidak langsung memperkuat posisi mereknya sebagai produsen yang benar-benar memahami kebutuhan mobilitas masyarakat modern yang dinamis.
Perlu dicatat bahwa akses terhadap layanan ini memiliki ketentuan khusus. Program Premium Courtesy Car berlaku bagi pelanggan yang mobilnya memerlukan waktu perbaikan di atas 1×24 jam untuk kendala teknis, atau lebih dari 14×24 jam untuk perbaikan bodi. Durasi peminjaman standar ditetapkan maksimal selama 17 hari, namun tetap terbuka peluang perpanjangan tergantung pada ketersediaan unit dan kesepakatan dengan pihak dealer. Meskipun Ioniq 5 menjadi model utama yang diprioritaskan, pihak dealer juga menyiapkan unit lain seperti Creta atau Stargazer, tergantung pada inventaris yang tersedia di masing-masing jaringan bengkel.
Saat ini, cakupan distribusi unit pengganti tersebut masih diprioritaskan untuk wilayah Pulau Jawa guna memastikan efisiensi layanan. Fasilitas ini sendiri merupakan bagian integral dari ekosistem myHyundai Care, yang terus dikembangkan oleh pabrikan asal Korea Selatan tersebut untuk memberikan pengalaman kepemilikan mobil yang lebih holistik.
Kehadiran program ini menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai tidak hanya berfokus pada angka penjualan, tetapi juga berkomitmen penuh terhadap pengalaman pengguna. Bagi konsumen, ini adalah bentuk apresiasi yang nyata. Dengan mempermudah akses mobilitas di saat genting, Hyundai bukan sekadar memperbaiki mesin mobil pelanggan, melainkan menjaga ritme hidup penggunanya agar tetap berjalan dengan prima. Langkah ini menjadi bukti bahwa inovasi di industri otomotif tidak hanya soal performa mesin, tetapi juga tentang bagaimana sebuah perusahaan mampu hadir memberikan solusi di setiap titik perjalanan konsumennya.