PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mengonfirmasi bahwa ketersediaan tiket kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih mencukupi bagi masyarakat yang hendak kembali ke perantauan. Hingga akhir masa angkutan Lebaran pada 1 April 2026, calon penumpang masih memiliki banyak opsi perjalanan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 6 menuju kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat setelah merayakan hari raya di kampung halaman.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan bahwa ketersediaan kursi masih tersebar di berbagai rangkaian kereta api, baik untuk keberangkatan akhir Maret maupun awal April. Untuk tujuan Stasiun Pasar Senen, Jakarta, misalnya, sejumlah armada seperti KA Senja Utama Solo, KA Bogowonto, KA Gajahwong, hingga berbagai kereta tambahan seperti KA Tambahan Lempuyangan-Pasar Senen masih menyediakan ratusan kursi bagi pemudik.
Sementara itu, bagi penumpang yang mengincar kenyamanan perjalanan menuju Stasiun Gambir, ketersediaan tiket tergolong cukup melimpah. Kereta-kereta unggulan seperti KA Argo Lawu, KA Argo Dwipangga, KA Taksaka, dan KA Manahan masih memiliki sisa kuota ribuan tempat duduk untuk keberangkatan 31 Maret hingga 1 April. Bagi mereka yang memiliki destinasi ke arah Jawa Barat, KA Lodaya dan KA Lodaya Tambahan menjadi pilihan utama dengan total kapasitas yang masih sangat memadai untuk rute menuju Bandung. Begitu pula dengan relasi ke arah timur, KA Sancaka tercatat menyediakan ribuan kursi untuk keberangkatan hingga 1 April menuju Stasiun Surabaya Gubeng.
Tersedianya tiket arus balik ini memberikan napas lega bagi masyarakat yang sempat khawatir akan kehabisan kursi di tengah padatnya arus balik. Ketersediaan ini secara tidak langsung membantu mendistribusikan beban volume penumpang agar tidak menumpuk di satu waktu keberangkatan saja, sehingga mobilitas arus balik dapat berjalan lebih teratur dan kondusif. Hal ini juga menjadi sinyal positif bahwa sistem manajemen kapasitas KAI mampu merespons lonjakan permintaan dengan penyediaan kereta tambahan yang cukup signifikan.
Sebagai catatan tambahan, KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat lonjakan aktivitas penumpang yang signifikan selama periode Lebaran ini. Sejak 23 Maret hingga saat ini, tercatat sebanyak 423.433 penumpang telah diberangkatkan dari wilayah Daop 6, sementara arus kedatangan mencapai 448.597 penumpang. Angka ini menunjukkan betapa krusialnya peran moda transportasi kereta api sebagai tulang punggung pergerakan masyarakat selama masa libur panjang, terutama dalam menjaga efisiensi dan keamanan perjalanan darat antarprovinsi.
Bagi calon penumpang yang belum mendapatkan tiket, pihak KAI sangat menyarankan penggunaan fitur Connecting Train atau kereta persambungan pada aplikasi Access by KAI. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mencari rute alternatif dengan menyambungkan dua perjalanan kereta yang berbeda guna mencapai stasiun tujuan. Selain itu, pemesanan melalui kanal resmi harus dilakukan sesegera mungkin untuk menghindari lonjakan permintaan di menit-menit terakhir. Mengingat masa angkutan Lebaran akan berakhir pada 1 April, pastikan rencana perjalanan Anda sudah terkonfirmasi agar momen kembali ke rutinitas pasca-Lebaran tetap berjalan lancar dan bebas dari kendala transportasi.